Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

5 Kesalahan Fatal dalam Membeli Asuransi Jiwa, Pernah Merasakan?

Banyak orang beranggapan jika asuransi bisa memberikan perlindungan atau proteksi terhadap kemungkinan resiko yang akan Anda hadapi di masa mendatang. Salah satu diantaranya adalah resiko mengalami musibah terhadap diri dan keluarga Anda.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Anda membeli asuransi jiwa dengan harapan agar dapat mencover biaya yang akan dikeluarkan ketika suatu saat musibah tersebut terjadi. Dengan kata lain, jika Anda di kemudian hari mendapat musibah yang berkaitan dengan resiko kematian, maka pihak asuransi akan memberikan penggantian biaya.



Pada dasarnya, asuransi jiwa memberikan manfaat berupa ketenangan menghadapi resiko atas ketidakpastian hidup yang di alami di masa yang akan datang. Jika Anda membeli asuransi jiwa, Anda bisa mendapatkan beberapa manfaat sebagai berikut.

Memproteksi Resiko Musibah
Jika tertanggung atau orang yang membeli asuransi jiwa mengalami resiko musibah di masa depan, maka pihak asuransi akan membayar uang pertanggungan terhadap musibah tersebut. Misalnya tertanggung adalah kepala keluarga yang meninggal dunia dan menyebabkan tidak bisa lagi menafkahi keluarga.

Memastikan Keberlangsungan Hidup Anggota Keluarga
Asuransi jiwa dianggap bisa memberikan kepastian dalam mempersiapkan dan menghadapi masa depan Anda dan keluarga. Dengan adanya proteksi dari asuransi jiwa pada kepala keluarga, jika suatu saat meninggal, maka biaya hidup keluarga dan pendidikan anak-anak Anda dapat terlindungi secara finansial.

Mengelola Keuangan
Dengan membeli asuransi jiwa, berarti Anda bisa mengelola keuangan dengan perencanaan yang sehat. Proteksi atau perlindungan pada kondisi keuangan akan Anda dapatkan melalui asuransi jiwa tersebut.

Menyesuaikan Proteksi dengan Kebutuhan
Asuransi jiwa selalu berinovasi dengan menyediakan produk-produk yang semakin beragam. Mereka tumbuh dan berkembang menciptakan produk yang diharapkan bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dari keempat manfaat ini, Anda bisa melihat jika asuransi jiwa bisa dijadikan solusi atas usaha pengelolaan dan perencanaan keuangan Anda dan keluarga di masa depan.

Ada beberapa jenis asuransi jiwa yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda di masa depan.

Term Life
Asuransi jenis ini disebut juga asuransi jiwa murni yang bisa memberikan Anda benefit berupa perlindungan jiwa dalam jangka waktu tertentu. Ada dua manfaat yang ditawarkan yaitu manfaat meninggal berupa 100% dari uang pertanggungan dan manfaat kecelakaan sebanyak 200% dari uang pertanggungan.

Asuransi ini memang berjangka karena hanya akan bisa menanggung sampai batas usia tertentu yaitu 75 tahun. Sayangnya, jika sejak membeli asuransi jiwa ini sampai batas tertentu tidak pernah diklaim, maka premi akan hangus. Namun, walaupun begitu, uang premi asuransi term life ini paling murah tetapi memiliki manfaat uang pertanggungan yang sangat besar.

Whole Life
Asuransi jiwa seumur hidup ini memberi perlindungan pada tertanggung hingga mencapai usia 99 tahun. Jaminan nilai tunai tidak dipengaruhi oleh keadaan fluktuasi pasar. Selain itu, jaminan besaran premi dasar adalah tetap selama masa pembayaran premi.

Pilihan masa pembayaran premi juga bervariasi seperti 5, 10, dan 20 tahun. Keuntungan membeli asuransi jiwa ini adalah memberikan ketenangan hidup karena bisa memproteksi dalam jangka yang cukup panjang dan uang bisa diambil dalam jangka waktu tertentu juga.

Kekurangan dari asuransi ini adalah jangka waktu proteksinya yang terlalu lama mengingat jika anak Anda sudah cukup dewasa dan bisa bekerja di usia 20-an, mereka bisa mendapatkan penghasilan sendiri dan tidak membutuhkan asuransi ini lagi. Premi asuransi ini juga tergolong lumayan mahal.

Unit Link
Asuransi ini dianggap bisa memberikan perlindungan atau proteksi maksimal dan juga memiliki potensi nilai investasi. Jika Anda melakukan pembayaran premi untuk asuransi ini, maka dana Anda digunakan untuk membeli asuransi dan juga sekaligus investasi.

Dengan adanya asuransi ini, Anda tidak perlu repot lagi mengurusi investasi karena bisa diurus bersamaan dengan asuransi jiwa Anda. Ada 3 (tiga) manfaat yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan asuransi unit link ini. Pertama, manfaat investasi berupa saldo nilai investasi Anda bisa digunakan untuk penarikan atau penggunaan sebagian atau seluruh polis asuransi ini. Jika suatu waktu polis Anda batal, Anda masih mempunyai nilai investasi.

Kedua, jika Anda membeli asuransi jiwa ini, Anda akan mendapatkan manfaat meninggal dunia yaitu senilai uang pertanggungan ditambah seluruh saldo nilai investasi. Ketiga, manfaat akhir kontrak berupa seluruh nilai investasi yang masih ada pada saat berakhirnya masa asuransi tersebut.

Kekurangan asuransi unit link ini adalah jika kinerja investasi suatu saat anjlok, maka Anda harus membayar premi tambahan atau top up di luar jumlah premi normal. Premi yang seharusnya berhenti di tahun ke-10 harus tetap Anda terus bayarkan agar manfaat proteksi asuransi jiwa tetap Anda dapatkan.

Dari tiga jenis asuransi jiwa ini, Anda bisa melihat kelebihan dan kekurangannya sehingga Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan Anda dan mengetahui resiko yang akan dihadapi di masa mendatang.
Ada 5 (lima) kesalahan fatal yang dilakukan oleh masyarakat umum ketika membeli asuransi jiwa.

Jumlah Uang Pertanggungan Terlalu Kecil
Mungkin ketika Anda memutuskan untuk membeli asuransi ini dengan pertanggungan senilai 200 juta rupiah, Anda menganggap uang tersebut akan cukup untuk menafkahi keluarga jika Anda meninggal dunia.

Cara menghitung uang pertanggungan yang sesuai adalah nilai uang pertanggungan dikali 1% dengan biaya hidup selama sebulan. Seandainya biaya hidup Anda dan keluarga sebesar 10 juta per bulan, maka uang pertanggungan minimal untuk Anda adalah 1 Miliar.

Kebutuhan Asuransi yang Berbeda Tiap Keluarga
Tujuan utama asuransi jiwa adalah untuk mendapatkan uang pertanggungan yang digunakan oleh keluarga jika tertanggung meninggal dunia. Pada dasarnya, hanya kepala keluarga yang membeli asuransi jiwa ini atau bisa juga istri yang bekerja dan memiliki penghasilan lebih besar dari suami.

Akan tetapi, jika Anda adalah seorang fresh graduated, masih muda, dan belum mempunyai tanggungan jika pun suatu saat Anda meninggal dunia, maka Anda tidak perlu untuk memiliki asuransi jiwa. Uang Anda bisa Anda gunakan untuk berinvestasi, sebagai modal usaha, atau menabung dana pensiun misalnya.

Tertanggung Polis yang Tidak Tepat
Seharusnya tertanggung pada asuransi jiwa adalah orang yang memiliki sumber penghasilan utama yang digunakan untuk seluruh keluarga. Sering kali masyarakat salah dalam menetapkan tertanggung. Mereka mendaftarkan istri dan anak-anak yang tidak memiliki pekerjaan sehingga jika pun meninggal, tidak akan merubah apa pun dari segi finansial.

Membeli Asuransi Tambahan yang Tidak Dibutuhkan
Jika Anda sudah mendapatkan asuransi kesehatan dari perusahaan tempat Anda bekerja, Anda tidak perlu lagi menambah asuransi yang sejenis. Pahami dulu asuransi yang ingin Anda beli lagi karena premi yang akan Anda keluarkan juga menjadi lebih mahal.

Tidak Membaca Keterangan Polis Secara Detail
Ini adalah kesalahan terbesar dari pengguna asuransi jiwa. Sebagian dari mereka hanya tergiur iming-iming dari teman yang sudah ikut atau petugas asuransi jiwa yang begitu lihai memaparkan manfaat. Padahal bisa jadi manfaat yang dikatakan berbeda dengan yang tertulis di Polis.

Oleh karena itu, pertimbangkan secara matang manfaat membeli asuransi jiwa untuk Anda dan keluarga. Selalu sesuaikan dengan kebutuhan sehingga premi yang Anda keluarkan tiap bulan menjadi lebih bermanfaat dan jauh dari kesia-siaan dan kerugian.

Posting Komentar untuk "5 Kesalahan Fatal dalam Membeli Asuransi Jiwa, Pernah Merasakan?"