Skip to main content

Tips Sukses Bisnis Sayuran Organik untuk Pemula

Anda lelah menjadi pegawai atau karyawan? Dan ingin berwirausaha sendiri?  Salah satu usaha yang cukup menjanjikan, khususnya buat anda yang hobi bercocoktanam,  adalah menggeluti bisnis sayuran organik. Saat ini, sayuran organik semakin dicari, karena banyak masyarakat yang sadar akan kandungan gizinya yang tinggi dan bebas bahan kimia dalam perawatannya.


Untuk bisa sukses dalam bisnis sayuran organik, tentunya tidak mudah. Perlu strategi yang tepat dan kerja keras. Nah, terkait hal tersebut, pada kesempatan ini kami akan bagikan beberapa tips bisnis budidaya sayuran organik yang sebaiknya anda simak dan terapkan.

1. Belajar ilmu budidaya dari buku, website atau pelatihan
Ilmu tentang budidaya sayuran organik mutlak harus anda kuasai jika ingin sukses di bisnis ini. Karena tentunya, tehnik budidaya sayuran organik sangat berbeda bila dibanding cara budidaya konvensional. Anda bisa mendapatkan pengetahuan dari buku, majalah, website, ikut pelatihan atau berguru langsung pada mereka yang sudah berpengalaman. Intinya, perbanyak dulu pengetahuan anda tentang seluk-beluk budidaya ini, mulai dari pemilihan jenis sayuran yang tepat, cara menanam, kendalanya, serta tips pemasarannya.

2. Memuilai bisnis dari skala kecil
Sebagai pemula yang pengetahuan dan pengalamannya masih minim, anda sebaiknya memulai usaha ini dari skala kecil terlebih dahulu. Dengan begitu  potensi kerugian di awal-awal usaha dapat diminimalisir. Serta sebaiknya tanam jenis sayuran yang paling mudah dulu, dengan tingkat kesulitan paling rendah. 

Misalnya dengan terlebih dulu menanam sayuran seperti selada atau bayam. Jenis ini diyakini termasuk mudah dalam penanaman dan perawatannya. Jangan terlalu berambisi menghasilkan untung besar. Pada tahap awal, fokus untuk belajar dulu, dan hasil panennya bisa dikonsumsi sendiri atau dikasihkan pada tetangga anda.

3. Siapkan lahan yang akan digunakan
Salah satu keuntungan budidaya tanaman organik adalah, tidak butuh tempat yang terlalu luas. Jika hanya ingin dijadikan usaha sampingan kecil-kecilan maka anda bisa memanfaatkan lahan di samping atau belakang rumah anda. Karena seperti yang kita ketahui, sistem penanaman sayuran hidroponik vertikal sehingga ruang yang diperlukan tidak terlalu besar.

Kecuali jika anda ingin mendapatkan hasil yang besar. Maka tak ada salahnya jika anda menyewa lahan, atau kalau ada modal bisa membelinya. Toh, membeli lahan atau tanah tidak ada ruginya, sebab bisa dijadikan investasi, yang tiap tahun cenderung naik harga jualnya.

4. Tentukan target  pasar anda
Pangsa pasar jenis usaha ini memang tidak selebar peluang usaha jenis budidaya lainnya. Namun, jika anda berhasil menemukan partner kerja yang rutin menerima hasil panen anda, tentu hasil yang didapat akan besar. Sebab hasil olahan sayuran organik, dihargai lebih tinggi dibanding sayuran hasil pertanian biasa.  Biasanya sayuran ini, dipasarkan di supermarket-supermarket besar atau bahkan hingga di ekspor ke negara tetangga.

Untuk langkah awal pemasaran, anda dapat mengajukan kerjasama dengan restoran-restoran berbintang, yang biasanya selalu menggunakan bahan makanan atau sayuran dengan kwalitas premium. Selain itu bisa juga anda jajakan langsung di perumahan elit, yang masyarakatnya mempunyai daya beli tinggi dan sangat peduli dengan kesehatan.

5. Promosi yang maksimal dan tepat sasaran
Berbicara mengenai promosi, banyak sekali jalan yang bisa anda tempuh. Untuk promosi online, anda bisa membuat website khusus atau website toko online dengan desain yang profesional. Atau bisa juga dengan membuat beberapa akun media sosial, seperti facebook, twiter, ig dan lainnya. Kemudian tawarkan produk anda di media sosial tersebut.

Untuk promosi ofline, bisa dengan memasang baner yang besar di depan rumah anda, yang menjelaskan jika anda menyediakan sayuran organik. Atau bisa juga dengan membuat brosur serta kartu nama, kemudian bagi-bagi ke restoran, supermarket, kawasan perumahan, dan lainnya.  Buat brosur yang menarik. Dengan gambar-gambar yang bagus, dengan kata-kata marketing yang ‘menjual’. Misalnya dengan membagikan informasi terkait keunggugulan mengkonsumsi sayuran atau hasil pertanian organik dibanding hasil pertanian biasa.  Jelaskan dengan kalimat yang ringan dan  mudah dipahami.

Itulah beberapa tips bisnis budidaya sayuran organik yang dapat kami sampaikan. Selamat mencoba dan selalu semangat serta pantang menyerah.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar