Barang Anda Hilang di JNE? Begini Mengurusnya!

Bagi Anda yang sering menggunakan jasa pengiriman yang satu ini, pasti ingin tahu bagaimana cara klaim barang hilang JNE bila sewaktu-waktu hal yang tidak diinginkan itu terjadi. Anda tidak perlu pusing karena kali ini kami akan memberikan seputar informasi bisnis JNE dan tips cara mengurus klaim barang hilang yang dikirim menggunakan jasa JNE. Berikut ulasannya!
Prospek Bisnis JNE
JNE adalah bisnis pengiriman barang yang terus mengalami peningkatan agen setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan, untuk ikut ambil bagian sebagai agen pengiriman JNE, biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Anda hanya perlu menyediakan dana sebesar Rp 3,5 juta sebagai modal dan menyetor Rp 5 juta untuk jaminan.  Kegunaan modal awal tersebut adalah untuk menyediakan segala bentuk perlengkapan bisnis JNE dari kantor pusat. Sedangkan dana jaminan tersebut akan dikembalikan bila kontrak Anda dengan JNE  telah habis masa berlakunya.

Nah, bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis jasa pengiriman barang yang satu ini, perlu membaca beberapa keuntungan yang akan diperoleh untuk semua layanan JNE seperti: layanan regular, YES, SS, dan Paket International.

  • JNE akan memberikan bagi hasil sebesar 22% untuk Agen yang mampu meraih omset Rp 5 juta/bulan.
  • JNE akan memberikan bagi hasil sebesar 27% untuk Agen yang mampu meraih omset di atas Rp10 juta/bulan.
  • JNE akan memberikan komisi sebesar 15%  untuk penjualan product OKE.
  • JNE akan memberikan komisi sebesar 10% untuk penjualan product TRUCKING.
Aturan Main Klaim Penggantian Barang JNE
Berbisnis tentu memiliki resiko. Salah satu resiko yang mungkin saja terjadi dalam bisnis pengiriman barang adalah resiko kerusakan atau kehilangan. Nah, bagi Anda yang sedang berurusan dengan tuntutan ganti rugi atas kerusakan maupun kehilangan barang dengan perusahaan JNE, sebaiknya anda membaca dua hal berikut:

1. JNE HANYA akan mengganti barang yang hilang dengan penghitungan 10x biaya kirim. Jadi, disini tidak ada pengaruh harga barang yang anda kirim. Meski barang yang hilang berharga sangat mahal sekalipun, penggantian yang diberikan JNE hanya sebesar biaya pengiriman barang saja.

2. Untuk penggantian barang yang harganya jauh lebih kecil dari biaya 10 x pengiriman, maka penggantian yang dilakukan JUGA sebesar harga barang yang dikirim tersebut. Jadi, dalam kasus ini, harga barang yang Anda kirim tidak akan mengalami penurunan, alias Anda tidak akan dirugikan seperti pada kasus pertama di atas.

Sebagai catatan tambahan, pembayaran ganti rugi yang dilakukan oleh JNE hanya mengikuti harga pengiriman terendah. Misalnya, pengiriman paket dari Kota A ke Kota B terdiri dari dua jenis harga, maka penggantian yang akan dilakukan nantinya adalah mengikuti harga terendah dikalikan 10. Konkritnya, bila Anda mengirim paket dari Papua ke Aceh dengan biaya pengiriman Rp 100 ribu-Rp 175 ribu, maka bila barang tersebut rusak atau hilang, penggantian yang dilakukan JNE adalah 10 x Rp 100 ribu saja. Sebab, di sini biaya pengiriman terendah adalah Rp 100 ribu.

Asuransi JNE
Tentu dari dua peraturan JNE di atas akan menimbulkan konsekuensi. Bisa jadi pada kasus pertama, Anda akan sangat dirugikan bila barang yang hilang ternyata memiliki harga yang sangat mahal. Namun pada kasus kedua, jelas anda tidak akan dirugikan. Oleh karena itu, JNE ingin menjembatani kedua kemungkinan tersebut dengan memberikan asuransi pengiriman JNE. Biasanya, di setiap kantor / agen JNE, akan tertulis pemberitahuan  yang berbunyi “ setiap barang yang nilainya lebih dari 10 kali ongkos kirim, mohon diasuransikan”! Atau barangkali sebelum anda mengirim paket, ada petugas yang menanyakan jenis dan harga barang yang akan dikirim. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kemungkinan bila sewaktu-waktu barang tersebut rusak atau hilang.

Persyaratan Pengajuan Klaim Ganti Rugi Asuransi JNE
Bila sewaktu-waktu Anda harus berurusan dengan JNE perihal ganti rugi barang yang telah dikirimkan, maka Anda perlu mempersiapkan beberapa dokumen pendukung sebagai berikut.
  1. Surat pernyataan kehilangan/kerusakan (tercakup di dalamnya informasi lengkap jenis barang, harga, tujuan pengiriman, tanggal pengiriman, nama orang yang mengirim dan detil lainnya).
  2. Fotokopi Kartu Identitas.
  3. Menujukkan bukti pengiriman resi. Resi yang akan diserahkan adalah resi yang asli, dan sebagai pegangan untuk anda adalah yang telah difotokopi.
Penyerahan beberapa dokumen tersebut dilakukan selambat-lambatnya dalam waktu 14 hari sejak kasus kehilangan/kerusakan terjadi.  Perlu diingat bahwa ekspedisi pengiriman barang berupa senjata dan bahan kimia biasanya akan dilakukan oleh JNE melalui paket pengiriman darat/laut. Namun, cara klaim barang hilang JNE melalui paket darat tersebut tetap sama seperti prosedur umumnya sebagaimana telah diuraikan di atas.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Asuransi Terbaik
Cara Klaim Asuransi Indonesia Updated at: 2:28:00 PM

Related : Barang Anda Hilang di JNE? Begini Mengurusnya!

10 komentar:

  1. barang saya tidak juga kunjung sampai ke rumah udh hmpir 1 bulan kuarang,, saya jg sudah menelpon pihak JNE tapi lum ada respon yang diterima.. gimana solusinya??

    ReplyDelete
  2. percuma mbak,pasti sll byk alasan dr pihak JNE

    ReplyDelete
  3. Saya mengirim barang tp kata konsumen saya barang tak kunjung datang padahal sudah lebih 1minggu saya cek ternyata petugasnya salah nulis alamat, dia tdk mw tanggung jawab, gimana ini solusinya?

    ReplyDelete
  4. Aku kirim barang tp alamat nya nyasar padahal uda tak tulis lengkap dan pihak jne yg ngurusin barang ku gak ada tanggung jawabnya? Solusinya gimana ini gan?

    ReplyDelete
  5. Saya beli barang packing robek dan ternyata ada barang sy yg hilang..solusinya gmn

    ReplyDelete
  6. saya juga pernah ngalamin hal yg kurang menyenangkan yang berurusan dengan JNE. Jadi ada kurir yang datang ke alamat saya , dia cerita kalau di cabang barang saya baik baik saja. namun setelah sampai di alamat, barangnya BOCOR!!! terus kurirnya bilang "Mau di Tolak aja barangnya?" saya bilang "iya di tolak aja, bocornya parah gitu". terus kurirnya minta kresek ya saya kasih. nah setelah ditunggu beberapa hari yang katanya pihak admin akan menelpon ternyata ga ada juga. saya cari solusi dengan menelpon JNE pusat, dan setelah saya tlp katanya di laporan kalau alamat saya ga jelas. hahaha konyol ya ? terus yang ketemu saya tempo hari siapa ? hantu :D

    ReplyDelete
  7. jne makin gak jelas,,,,memang petugasnya selalu banyak alasan

    ReplyDelete
  8. Betul sekali, tanggal 22 saya kirim barang YES barang salah alamat, rusak, disuruh klaim sampai detik ini ga ada kejelasan...lucunya pas di demo katanya berkasnya ga ada...GILA GAK TUH..ngingetin aja,kirim mening pake yang lain, TIKI ke atau POS aja masih gampang klaim nya ketimbang JNE Setan

    ReplyDelete
  9. BARANG SAYA HILANG DI JNE, (PENGIRIMAN DARI SURABAYA KE MALANG)
    SUDAH KOMPLAIN & MENGISI FORM KEHILANGAN, TAPI BELUMA ADA TINDAK LANJUT DARI KANTOR PUSAT JNE.

    BAGIMANA INI???
    BARANG SAYA HILANG!!!

    ReplyDelete
  10. Untuk alamat penerimaan di daerah kota seperti saya, saya rasa dalam proses pengiriman selalu lancar. Namun yang bikin kesel, terkadang suka salah kirim, JNE kurang teliti dalam menyerahkan paket. Lebih parahnya, si penerima palsu asal terima paket dan tidak ada niatan mengembalikan barang. duh duh semoga JNE lebih teliti deh dalam menyerahkan paket ke orang yang seharusnya. kebetulan paket yang sering salah kirim berawal dari INBOUND STATION [TANGERANG, HUB NEGLASARI].

    ReplyDelete